Pusat Bantuan Hukum (PBH) PERADI Manado bersama Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) sukses menggelar Seminar Nasional bertema *“Implementasi KUHP Nasional dan Tantangan Harmonisasi KUHAP dalam Praktik Penegakan Hukum”* di Auditorium Fakultas Hukum UNSRAT, Jumat (12/6/2026).
Seminar menghadirkan Ketua Umum DPN PERADI sekaligus Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Prof. (H.C.) Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.C.L., M.M., sebagai keynote speaker.
Dalam pemaparannya, Prof. Otto membahas perubahan penting dalam sistem hukum pidana Indonesia melalui penerapan KUHP Nasional dan KUHAP baru. Ia menekankan bahwa pembaruan hukum tersebut merupakan langkah penting untuk membangun sistem hukum nasional yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat. KUHP Nasional juga membawa perubahan dalam sistem pemidanaan dengan menekankan pendekatan **keadilan korektif, rehabilitatif, dan restoratif**, serta mengenal alternatif pemidanaan seperti kerja sosial dan pengawasan.
Rektor UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Oktovian B.A. Sompie, M.Eng., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan pemahaman dan diskusi mengenai perkembangan hukum nasional. Seminar ini sekaligus menjadi salah satu langkah awal kepengurusan baru PBH PERADI Manado. Kegiatan dihadiri Ketua PBH PERADI Manado Handri Piter Poae, S.H., Sekretaris Sanny Okhi Josep Loho, S.H., Bendahara Stenly Saweduling, S.H., serta Ketua DPC PERADI Manado Stevie Da Costa, S.H., M.H., dan Ketua YLC Manado Garry H. Tamawiwy, S.H.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan **penandatanganan MoU antara PERADI dan Fakultas Hukum UNSRAT** terkait kerja sama pelaksanaan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Melalui kegiatan ini, PBH PERADI Manado dan UNSRAT berkomitmen memperkuat sinergi antara akademisi dan praktisi hukum serta mendorong pemahaman hukum yang lebih baik bagi mahasiswa dan masyarakat. d